Image atau citra dapat diartikan sebagai gambaran dari
pemikiran seseorang. Menurut Rhenald
Kasali mendefinisikan citra sebagai kesan yang timbul karena pemahaman akan
suatu kenyataan, pemahaman itu sendiri timbul karena adanya informasi. Citra
yang terlahir merupakan sebuah gabungan dari kesan atau informasi yang telah
diolah oleh penciptanya untuk mempermudah seseorang mengerti informasi yang ada
dalam citra tersebut. Citra juga dapat diukur menurut tanggapan seseorang yang
melihatnya.
Citra bisa sangat melekat dengan ingatan seseorang akan suatu
produk yang dilihat atau digunakan. Presepsi tentang citra juga dapat
berbeda-beda satu dengan yang lain tergantung dari orang tersebut melihat dan
mengartikan. Citra dapat bertahan dari waktu ke waktu atau dinamis, ditambah
dengan pengalaman, dan macam-macam pemikiran seseorang. Dengan kata lain citra
yang baik dapat dengan mudah diingat, dipahami, dan berkesan bagi orang yang
melihatnya.